Showing posts with label ilmu forex. Show all posts
Showing posts with label ilmu forex. Show all posts

Friday, July 4, 2014

Download indikator forex ARROW

indikator forex


Pernahkah anda melihat indikator yang berbentuk anak panah seperti di atas ?
Saya yakin sudah banyak yang pernah melihat dan MERASA bahwa PANAH yang dimilikinya sama dengan indikator yang saya perlihatkan di atas.

Sharing sedikit pangalaman nih..
Ketika saya menunjukkan indikator yang profitable kepada seorang teman, dia langsung menjawab SAYA SUDAH PUNYA INDIKATOR ITU. Tetapi ketika saya tanya penggunaannya bagaimana ? Dia tak bisa menjawab detail sebab banyak indikator diobral di luaran tanpa ada panduan yang jelas untuk cara menggunakannya dan tidak ada pemandu / tutor yang membimbingnya agar indikator yang dimiliki itu bisa mendatangkan profit bagi trader. 

Intinya adalah "banyak yang merasa ngerti dan tahu segalanya padahal NOL BESARRR"

Kita lupakan sejenak orang-orang macam begituan. he he he...

Pada kesempatan ini akan saya berikan RULE tentang penggunaan indikator yang saya perlihatkan di atas.
NB : TIDAK SEMUA INDIKATOR PANAH SAMA caranya dengan yang saya share di sini. !



ENTRIES :
  • Lakukan enter BUY ketika anda MELIHAT PANAH BIRU muncul pertamakalinya dan anda melihatnya sebab pada titik itulah enter posisi order yang terbaik
  • Lakukan enter SELL ketika anda MELIHAT PANAH MERAH muncul pertamakalinya dan anda melihatnya sebab pada titik itulah enter posisi order yang terbaik

TIME FRAME DAN SL :
  • Anda boleh menggunakan indikator ini di berbagai timeframe, dan kami menyarankan tidak pada M1 dan M5. Sebaiknya digunakan pada minimum time frame-nya adalah M15 sd D1
  • untuk seting SL tergantung dari time frame yang anda gunakan dan berikut ini kami berikan contoh seting untuk time frame H4 dan D1 (SL = 50 - 100 pips), sedangkan untuk low time frame seperti M15 dst kami menyarankan set SL di 20-30 pips
CATATAN :
  • Jangan meresikokan lebih dari 3-5% akun anda untuk satu enter posisinya.
  • Agar anda bisa menerima signal berupa ALERT SOUND, silahkan edit indikatornya pada AlertMode menjadi angka 1 (satu), seperti yang kami tampilkan pada gambar di bawah ini


    alert indikator
       
       
      EXIT RULE : 
      Lakukan EXIT dan close manually ketika anda melihat indikator kebalikan dari enter OP anda yang terdahulu. Jika tadinya anda OP BUY ketika pertamakli melihat ada panah biru, maka ketika nantinya anda melihat panah warna merah muncul maka close-lah OP BUY yang sedang running tersebut dan gantilah dengan OP SELL
       
      MUDAH BUKAN ???
       

Untuk mengetahui macam-macam indikator yang profitable, bisa lihat youtube berikut ini dalam bentuk gambar detail-nya http://youtu.be/oTW7kk2wbUE


Dan kami berharap himbauan melalui gambar di bawah ini bisa bermanfaat bagi anda :

image himbauan




Ditulis oleh: Rita Sahara Belajar dan mengerti forex serta hidup dari forex Updated at : 6:34 PM

Thursday, July 3, 2014

INSTANT Japanese Candlestick Pattern


Bagi para trader forex, mungkin sudah tidak asing lagi istilah pattern candlestick.
Bahkan ada banyak trader yang membeli buku khusus tentang Japanese Pattern meskipun harga satu buku tentang pelajaran ini cukup mahal sekitar Rp 200.000,-.

Tapi di blog ini saya tidak akan mengajarkan atau mengulas tentang buku tersebut, melainkan saya akan berbagi tentang cara penggunaan indikator yang OTOMATIS MEMBERITAHU PATTERN kepada kita.

Woooowww....., ini sangat dinantikan oleh para forex trader yang menyukai tentang pattern. !

Berikut ini gambar indkatornya :

pattern indicator


Indikator ini akan langsung memberitahukan pattern yang terbentuk dan langsung memberitahukan arah trend berdasarkan panah yang ditampilkannya.

Dengan kemudahan indikator ini, kita tidak perlu lagi menghafal, misalnya shooting star itu trend turun, doji itu trednnya bagaiman, dan lain-lain model pattern yang selama ini cara mempelajarinya dengan MENGHAFAL BENTUK DAN TREND YANG AKAN TERJADI.

Dengan menggunakan indikator ini, anda cukup mengikuti tulisan-tulisan yang ditampilkan di indikator ini dan kita melakukan OP berdasarkan arah panah yang diberikan.

MUDAH KAN ?

Untuk mengetahui macam-macam indikator yang profitable, bisa lihat youtube berikut ini dalam bentuk gambar detail-nya http://youtu.be/oTW7kk2wbUE

Untuk mendapatkan semuanya, silahkan mendaftar di http://hartabisnisinternet.com



Dan saya berharap himbauan melalui gambar di bawah ini bisa bermanfaat bagi anda :

image himbauan






Ditulis oleh: Rita Sahara Belajar dan mengerti forex serta hidup dari forex Updated at : 9:19 AM

Monday, June 30, 2014

Trading Forex menggunakan indikator yang mudah

Setelah sekian lama tidak aktif menulis di blog ini karena kesibukan anak yang sedang try out dan persiapan menghadapi Ujian Nasional, kali ini saya coba untuk menulis kembali di blog ini

Rasanya capeek sekali ngajarin anak yang sedang Ujian Nasional, tapi syukurlah karena hasil akhirnya tidak mengecewakan karen nilai UNASnya 27.10 dengan rata-rata nilai 9 tiiap pelajarannya.

Baiklah, kita lupakan tentang UNAS, dan kita kembali ke TRADING FOREX
Dan pada kesempatan ini saya berbagi tentang cara menggunakan salah satu indikator yang profitable dan teruji oleh banyak trader forex.

Gambar indikatornya sbb :

indikator 9 warna

Gambar di atas adalah contoh penggunaan di timeframe M15

Sebenarnya indikator ini bisa kita manfaatkan untuk BERBAGAI TIMEFRAME.

Berikut ini adalah RULE dan cara penggunaannya:



Jika anda bersabar, hanya akan ada sedikit OP yang anda lakukan dan tingkat profitable-nya sangat tinggi.
  • Kami ambil contoh bahwa anda main di H1, maka yang perlu anda lakukan adalah focus pada kolom H1 saja. Jika 9 warna sama pada kolom H1 menunjukkan merah, maka lakukan SELL order, dan sebaliknya kalau anda melihat ada 9 warna biru pada kolom H1 maka lakukan BUY.
  • Lakukan EXIT (closing manual) saat anda melihat 9 warna yang berkebalikan saat anda melakukan OP yang di awal tadi. Jika di awal tadi anda melihat 9 warna biru dan melakukan BUY, maka ketika anda melihat 9 warna yang tadinya biru itu menjadi merah semuanya, maka lakukan closing manual, kemudian lakukan enter OP SELL setelah anda mengclose yang BUY di awal tadi karena saat ini warna semuanya adalah merah. 
Jika anda kurang sabar dan ingin melakukan banyak OP maka sadarilah bahwa tingkat profitable-nya tidak sebagus yang kami tunjukkan di atas, dan berikut ini petunjuk penggunaan indikator ini bagi anda yang kurang bersabar dalam melakukan trading :

  • Kami ambil contoh bahwa anda main di M30, maka yang perlu anda lakukan adalah focus pada kolom M30 saja. Jika 7 warna sama pada (bukan 9 yang sama) di kolom M30 menunjukkan merah, maka lakukan SELL order, dan sebaliknya kalau anda melihat ada 7 warna biru pada kolom M30 maka lakukan BUY.
  • Lakukan EXIT (closing manual) saat anda melihat 7 warna yang berkebalikan saat anda melakukan OP yang di awal tadi. Jika di awal tadi anda melihat 7 warna biru dan melakukan BUY, maka ketika anda melihat 7 warna yang tadinya biru itu menjadi merah semuanya, maka lakukan closing manual, dan lakukan enter OP SELL setelah anda mengclose yang BUY di awal tadi karena saat ini warna semuanya adalah merah.

KESIMPULAN :
  • Gunakan indikator ini HANYA PADA SAAT ANDA MELIHAT CHART. Trading menggunakan indikator ini tidak bisa ditinggal sebab anda harus mengetahui perubahan warnanya untuk melakukan ENTER OP dan melakukan CLOSING MANUAL
  • Indikator ini bisa anda gunakan bagi trader yang TIDAK SUKA SL sebab pada indikator ini hanya dua keputusan yang dibutuhkan yaitu ENTER OP dan closing manual.
  • Closing manual bisa berarti EXIT (closing kondisi profit), bisa juga berarti CUT LOSS.
  • Seperti kami sebutkan di atas bahwa indikator ini bisa digunakan di berbagai TIMEFRAME, dan anda bebas memilih TIMEFRAME berapa yang anda mainkan dan HANYA BERFOCUSLAH pada timeframe yang anda mainkan

Untuk mengetahui macam-macam indikator yang profitable, bisa lihat youtube berikut ini dalam bentuk gambar detail-nya http://youtu.be/oTW7kk2wbUE

Untuk mendapatkan semuanya, silahkan mendaftar di http://hartabisnisinternet.com


akhir kata saya hanya mengingatkan kepada anda melalui gambar berikut ini

gambar himbauan





Ditulis oleh: Rita Sahara Belajar dan mengerti forex serta hidup dari forex Updated at : 6:25 PM

Saturday, April 5, 2014

Perhitungan aman untuk trading Forex

Kemarin adalah surga dan neraka bagi beberapa trader. Sebab pergerakan market setelah jam 01.00 WIB (GMT+7).
Kemarin, Rabu 18 September 2013, tepatnya dini hari Kamis 19 September 2013 banyak trader yang hancur dan stress, tapi banyak pula yang bergembira luar biasa. Tapi ada pula beberapa trader profesional yang biasa-biasa saja sikapnya. Apa yang membedakan di antara ketiga contoh sikap tersebut di atas ?

Ya, betul ,jawabannya adalah karena cara menghitungnya yang beda. Cara melakukan tradingnya beda. Memang banyak cara trading di luar sana dan semuanya bagus, tidak perlu mengunggulkan satu system terhadap system yang lainnya. Tapi perlu diketahui bahwa sebagus apapun system forex trading yang kita gunakan, kunci utamanya adalah cara berhitung dengan benar akan money management. Sebab sebagus apapun system forex trading yang kita gunakan dalam mengambil keputusan order trade, pasti dan pasti tidak 100% SELALU TEPAT. Sebab tidak ada seorangpun trader profesional di dunia ini yang bisa memprediksi pergerakan 100% tepat seumur hidupnya. Pasti ada terjadi kesalahan prediksi dari system tsb.

Kalau ada system yang 100% perfect tanpa mengalami floating dan tidak pernah loss sekalipun, saya yakin seluruh trader top dunia memburu sytem tsb dan akan membelinya meskipun dengan harga mahal. Konglomerat yang tidak bisa trading-pun pasti mau membelinya kalau memang ada system yang perfect seperti kriteria di atas. Tapi kenyataannya tidak ada satu system-pun yang meng-claim bahwa system itu tidak pernah salah dan tidak pernah floating.

Nah, karena kita tahu bahwa tidak ada system forex yang perfect, maka hal yang paling penting dalam melakukan trading adalah dengan berhitung secara benar tentang kekuatan modal kita menahan floating, resiko yang harus kita persiapkan, dll. Hal-hal tersebut akan saya berikan contoh secara detail pada posting artikel saya ini.

calculator


Mengapa saya tergugah untuk menulis tentang ini?
Sebab masih banyak pula trader yang melakukan trading berdasarkan signal dari trader lainnya tanpa dia sendiri atas dasar apa signal itu dibuat
  •  Mengapa BUY dan mengapa SELL ? 
  • Mengapa TP di suatu titik tertentu bukan di titik lainnya ? 
  • Berapa lot yang dianjurkan oleh si pemberi signal ? 
  • Tahukah dia besarnya modal si penerima signalnya ?
Pada kenyataannya, si pemberi signal akan berkata dalam hati, "Masa bodoh kamu akan MC atau profit atas dasar signal saya dan saya nggak mau tahu kamu akan gunakan lot raksasa atau lot kecil, masa bodoh modal kamu kuat untuk nahan atau tidak"

Nah hal inilah yang membahayakan bagi trader, khususnya bagi para newbie yang tidak mengerti cara berhitungnya sehingga seringkali mereka mengalami MC (Margin Call) dan habis tuntas seluruh uang yang didepositkan sebelumnya.
Saya tidak melarang anda untuk mengikuti signal dari orang lain meskipun saya sering menyarankan agar belajar trading saja sendiri supaya mengerti tanpa ikut-ikutan signal orang lain. Dan meskipun anda mengikuti signal orang lain ataupun menggunakan system forex yang bermacam-macam indikator di luaran sana, tetap saja KUNCI UTAMA yang HARUS dimiliki adalah cara berhitung untuk mengamankan uang anda jika terjadi false atas signal dari system ataupun false dari signal orang lain.

Baiklah kita mulai, saya akan berikan contoh secara nyata di bawah ini agar kalian bisa mengerti mengapa ada yang stress di Forex dan mengapa ada yang sangat enjoy melakukan trading di forex tanpa stress dan "sport jantung".

Pada perhitungan yang akan saya gunakan ini, saya asumsikan dan saya hubungkan dengan posting saya sebelumnya, yaitu menyiapkan resiko sebesar 2% equity per-trade. Artinya ketika SL kita tersentuh, maka kita HANYA LOSS 2%. Resiko yang disiapkan ini bervariasi tiap trader. Ada yang rela 3%, ada yang rela 5%, ada pula yang agak nekat 10%. Yang jelas HARUS ADA SL, sebab tanpa SL maka anda harus siap untuk 100% habis modalnya alias Margin Call.

CONTOH 1 :
Modal $100 (satu juta rupiah)
Ada signal atau ada system yg menganjurkan SL sejauh 40 pips
Berapa lot size volume yang harus kita gunakan ?

RUMUS =  2% x equity = size (lot) x 10 x SL

sehingga kita hitung berdasarkan modal kita tsb adl :
2% x $100 = size (lot) x 10 x 40 pips
$2 = size(lot) x 400
size (lot) = $2 / 400 = 0.005
Pada kenyataannya tidak ada size (lot) yg lebih kecil dari 0.01 kan ?
Itu artinya.. Modal anda kurang besar untuk menerapkan SL 40 pips dan meresiko-kan 2% uang anda.
Kalau anda memaksakan untuk mengikuti signal atau system itu maka resiko uang anda habis akan lebih dari 2% sebab :

$ = 0.01 ( minimum lot) x 10 x 40 pips
$ = 4
Dari contoh di atas, dengan modal $100 dan mengikuti signal yang menganjurkan SL=40 pips maka resiko uang anda hilang sebesar 4% untuk 1 order position.


CONTOH 2 :
Modal $1000 (10 juta rupiah)
Anda ingin dan akan menggunakan size (lot) sebesar 1
Pada jarak berapa SL diletakkan ?

RUMUS = 2% x equity = size (lot) x 10 x SL

2% x $1000 = 1 x 10 x SL
$20 = 10 x SL
SL = 2 pips
Pada kenyataannya tidak mungkin SL= 2 pips sebab ketika kita order positon sudah termakan spread kan ?

Lalu bagaimana solusinya ?
==> A )size (lot) - nya diperkecil kurang dari 1
==> B) atau menanggung resikonya diperbesar KALAU ingin memaksakan lot = 1

Solusi A ==> 2% x equity = size (lot) x 10 x SL
                       2% x $1000 = 0.05 x 10 x SL
( ===> misal kita gunakan size (lot) = 0.05, bukan memaksakan sebesar 1)
                       $20 = 0.5 x SL
                       SL = 40            
(========> Dengan modal $1000, menggunakan size (lot) = 0.05, resiko  = 2%)


Solusi B ==> 10% x equity = size (lot) x 10 x SL  (berani dengan resiko 10%)
                        10% x $1000 = 1 x 10 x SL
                         $100 = 10 x SL
                         SL = 10 pips  
(=========> Memaksakan size (lot) = 1, berani resiko 10% dengan modal $1000)
                                                                         Jika anda meletakkan SL lebih dari 10pips maka RESIKO YANG HARUS ANDA TANGGUNG lebih besar dari 10% (tergantung hitungannya), dan kalau anda tidak meletakkan SL (trade tanpa SL) maka anda HARUS SIAP KEHILANGAN SELURUH UANG ANDA.   

SARAN UNTUK PARA NEWBIE :
Berhitunglah dahulu besar modal anda dan hitunglah resiko yang anda siapkan dengan rumus di atas. Dengan begitu anda tidak akan stress ketika anda mengalami floating atau CUT LOSS atau SL tersentuh candle.
Dengan modal yang anda siapkan, anda bisa berhitung tentang size (lot) yang seLAYAKNYA anda gunakan untuk menghadapi resiko yang sudah anda siapkan. Jangan ngawur dalam menggunakan size (lot) yang anda tentukan. ! Sesuaikan dengan modal anda dan sesuaaikan dengan persiapan RESIKO anda. Dengan begitu maka anda akan ENJOY dalam melakukan trading di Forex.


Demikianlah ulasan dan anjuran cara berhitung dalam melakukan trading di forex berkaitan dengan modal yang disiapkan, size(lot) yang selayaknya untuk kita gunakan serta menyiapkan prosentase resiko modal kita.

Semoga bermanfaat, jangan lupa tuliskan komentar atau silahkan bertanya via chat di FB jika ada yang perlu ditanyakan.

Ditulis oleh: Rita Sahara Belajar dan mengerti forex serta hidup dari forex Updated at : 9:45 AM

Sunday, February 23, 2014

ILMU MENGETAHUI ARAH MARKET BERDASARKAN POLA

     Wah semakin banyak pula forex newbie yang meminta saya untuk melakukan posting lebih banyak ilmu di blog ini. Terimakasih semuanya atas masukan yang diberikan kepada saya.

     Baiklah di Hari Sabtu ini saat market forex sedang libur, saya coba untuk melakukan posting ilmu sederhana yang mudah dimengerti oleh para newbie. Ups...bukan hanya para newbie forex loh yang terkadang tidak mengerti ilmu ini, bahkan seringkali saya mengetahui banyak pula trader yang sudah lama berkecimpung di dunia trading forex masih belum mengerti kapan arah market akan berbalik dan seberapa jauh market berbalik tersebut.

Berikut ini akan saya berikan gambar yang mudah untuk dimengerti dalam mengetahui arah berbalik dari suatu arus.
Lalu sampai sejauh mana arah itu terhenti?
Tunggu sampai ada pola yang terbentuk di arah yang berlawanannya.
Bingung ya? he.he.he.

Maksud saya begini :
Jika kita melihat ada pola bahwa arah TURUN maka lakukan sell kemudian tunggu sampai  di bawah nanti ada pola yang menunjukkan NAIK (dan order sell yang tadi langsung diCLOSE MANUAL) dan langsung lakukan order buy.
Begitu juga sebaliknya.
Dengan demikian maka setiap arah naik kita bisa profit dan ketika arah berbalik turun maka kita juga profit. Kemanapun arah market, kita bisa profit seluruhnya. MANTAB kan?

PERHATIKAN GAMBAR DI BAWAH INI :





pola canldestick
 
Lakukan OPEN ORDER pada saat candle berikutnya dimulai. OK?

Demikian penjelasan dari saya, selamat mencoba pada hari SENIN sampai JUMAT mendatang, semoga bermanfaat dan 

"jangan lupa memberi komentar atau menambahkan g+ atau share ke FB or TWITTER".

Terimakasih atas perhatiannya, sampai jumpa di posting ilmu yang akan datang.




Ditulis oleh: Rita Sahara Belajar dan mengerti forex serta hidup dari forex Updated at : 5:52 PM

Sunday, February 9, 2014

ILMU KEMATANGAN TREND MARKET FOREX

Helo kawan, pa kabar ? Semoga baik-baik aja dan sudah mencoba mempraktekkan ilmu yang saya share di blog ini.

Kali ini saya berbagi ilmu tentang "kematangan market" sehingga kita bisa memastikan pergerakan market di PAIR manapun yang akan kita fokuskan untuk trading. Tetapi anda bisa juga melakukan trade pada seluruh PAIR (pasangan mata uang) yang akan saya sebutkan di bawah ini dengan syarat bahwa market benar-benar menunjukkan tingkat kematangan trend pergerakan.

Baiklah, langsung saja saya mulai:

Ada beberapa PAIR yang perlu kita perhatikan dengan seksama, yaitu:
PAIR EKOR (saya sebut begitu gampangnya) terdiri dari EURUSD, GBPUSD, AUDUSD  & NZDUSD
PAIR KEPALA terdiri dari USDCAD, USDCHF & USDJPY
PAIR EURO terdiri dari EURCHF, EURGBP, EURJPY

Pemahamannya adalah:
KETIKA PAIR KEPALA dan PAIR EURO menunjukkan arah yang sama pada candle terakhirnya, dan pada saat yang sama pula PAIR EKOR menunjukkan arah yang berkebalikan maka saat itulah market sudah matang dan dimanapun anda trade, maka akan SELALU PROFIT.

Misalkan,
EURUSD up...GBPUSD up,...AUDUSD up...NZDUSD up
EURCHF up...EURGBP up...EURJPY up
USDCAD down...USDCHF down...USDJPY down
maka pada saat itu anda bisa melakukan new order (instant order) pada :
EURUSD (buy dengan TP 20, SL 20)                USDCAD (sell dengan TP 10, SL 10)
GBPUSD (buy dengan TP 30, SL 30)                USDCHF (sell dengan TP 20, SL 20)
AUDUSD (buy dengan TP20, SL 20)                 USDJPY (sell dengan TP 20, SL 20)
NZDUSD (buy dengan TP 10, SL 10)
EURCHF (buy dengan TP 20, SL 20)
EURGBP (buy dengan TP 20, SL 20)
EURJPY (buy dengan TP 20, SL 20)

Anda boleh melakukan seluruh trade tsb dalam waktu bersamaan atau boleh juga anda hanya trade pada salah satu pair tsb di atas. Selalulah menggunakan lot terkecil untuk meminimalkan resiko. OK?

Kasus tersebut berlaku pula pada kebalikan arahnya.

INTINYA adalah PAIR EKOR dan PAIR EURO harus serah dan pada saat yang bersamaan PAIR KEPALA berkebalikan arah.

Gunakan patokan PAIR tsb dengan menggunakan timeframe H1
Tengoklah tingkat kematangannya pada 10 menit sebelum dan setelah pergantian jam.

Tampilkan seluruh PAIR dalam chart di MT4 anda seperti pada gambar di bawah ini, sehingga anda bisa mengetahui secara keseluruhannya.

ilmu kematangan trend


Semoga bermanfaat, sampai bertemu lagi pada ilmu yang akan datang.

Ditulis oleh: Rita Sahara Belajar dan mengerti forex serta hidup dari forex Updated at : 7:06 PM

Sunday, January 26, 2014

ILMU TRADING FOREX khusus SUBUH

Setelah anda membaca dasar-dasar Forex di blog ini, kini saatnya saya berbagi ilmu untuk dipraktekkan.

Kali ini saya berbagi ilmu yang saya sebut ILMU SUBUH. Alasannya adalah ilmu ini berguna untuk mendongkrak rajin sholat subuh bagi yang males2an sholat subuh. (he.he.he). Setelah sholat subuh, anda bisa melakukan satu tindakan guna menghasilkan uang dari trading forex.

Ilmu ini dilakukan pada pkl 04.00 WIB - 05.00 WIB, tergantung broker yang kita pakai MT4-nya. Artinya..ada beberapa broker yang jam penutupan trading setiap harinya adalah jam 04.00 WIB, ada pula yang jam penutupan tradingnya adalah jam 05.00 WIB.

Saya misalkan anda bertrading di INSTAFOREX, maka penutupan market setiap harinya adalah jam 04.00WIB. OK? Lalu apa yang perlu kita lakukan untuk memasuki market di saat itu ?

Langkah 1.
Anda lakukan new order BUY pada EURUSD dengan TP 5-10 pips, dan lot terkecil (0.01)
Anda lakukan new order SELL juga pada EURUSD dengan TP 5-10 pips dan lot terkecil (0.01)
Berilah SL di jarak 80 dari price order anda tsb

Langkah 2
Anda hitung PIVOT berdasarkan candle hari kemarin dan kita gunakan sebagai patokan PIVOT hari ini.

Kalau titik OPEN CANDLE hari ini lebih besar dari PIVOT maka anda tambahkan new order BUY pada EURUSD dengan TP 20 pips dan lot terkecil (0.01)

Tetapi kalau OPEN CANDLE hari ini lebih kecil dari nilai PIVOT maka anda tambahkan new order SELL pada EURUSD dengan TP 20 dan lot terkecil (0.01)
Jangan lupa berikan SL dengan jarak 80 dari price order anda tsb.

Lihat cara menghitung PIVOT di ==>  SINI

Mengapa harus subuh diantara jam 04.00 sd jam 05.00 ?
Karena saat pembukaan market harian tsb pergerakan candle (pergerakan market belum begitu signifikan) dan belum diketahui trend-nya ke atas atau ke bawah. Dan pada saat pembukaan market dini hari tersebut, pergerakan grafik berkisar 5-10 pips ke atas dan 5-10 pips ke bawah (untuk EURUSD).
Oleh sebab itu jika kita memasang TP (take profit 5-10 pips) maka itu biasanya akan tersentuh di hari itu juga dan kita bisa profit 10-20 pips perhari bahkan bisa sampai 30-40 pips perhari HANYA DENGAN MENGGUNAKAN ILMU SUBUH INI.

Mengapa harus diberi SL 80?
Setiap trade yang kita pasang HARUS diberi Stop Loss. Hal ini untuk meminimalkan resiko akibat news (berita) yang berefek pergerakan grafik di luar dugaan.
Mengapa dengan ukuran 80 pips?
Sebab jika grafik sudah bergerak di atas 80 pips maka ke situlah arah trend hari itu.sebab rata-rata gerakan grafik EURUSD adalah 100-150 pips perhari.

Jika broker anda tidak mengijinkan teknik HEDGING (memasang SELL dan BUY pada saat yang hampir bersamaan), maka anda cukup gunakan/ lakukan Langkah 2 di atas.

Dari pengalaman kami menggunakan ILMU ini, bisa menghasilkan 10% - 20% setiap bulannya.

Silahkan mencoba, dan berkonsultasilah jika menemui kesulitan, kami siap membantu anda.
Nantikan ilmu berikutnya di blog ini.





Ditulis oleh: Rita Sahara Belajar dan mengerti forex serta hidup dari forex Updated at : 6:45 PM

Saturday, December 14, 2013

Pemahaman PIVOT, RESISTANSI dan SUPPORT

RUMUSAN PIVOT : Pivot Point = (H + L + C + O)/4
Pivot Point adalah level harga teknikal yang digunakan untuk menganalisis dan memperkirakan pergerakan harga, yang perhitungannya diperoleh dari rata-rata harga terpenting (high, low dan close) sebuah instrumen dalam periode tertentu

Prinsip dasar Pivot yaitu :
• Biasanya bila harga dibuka di atas pivot maka secara psikologis harga akan naik (meskipun tidak selalu) begitu juga sebaliknya.
• Harga cenderung berusaha untuk menembus level-level pivot, support & resistance.
• Bila momentum kuat maka harga akan menembus pivot menuju support atau resistance tetapi bila momentum lemah maka harga akan berbalik arah.
• Bila harga tidak menyentuh pivot biasanya harga cenderung menjauhi pivot.

Selain untuk menganalisis tren, terlampuinya level pivot dapat digunakan sebagai level entri dan exit. Umumnya level-level tersebut diperoleh melalui penggunaan support dan resistance pivot point.

Sebagai contoh misalnya seorang trader yang berorientasi trend following dapat menempatkan order posisi beli beberapa tick di atas level resistance (buy stop) dan menempatkan stoploss beberapa tick di bawah level support, atau sebaliknya menempatkan posisi jual beberapa tick di bawah level support (sell stop) dan stoploss beberapa tick di atas resistance.

RUMUSAN RESISTANSI
R2 = P + (H - L)
R1 = P + (P - L)
garis resistance merupakan sebuah level atau titik dimana harga tidak akan bergerak naik lagi (tertahan pada batas atas)
saat harga mendekat garis resistance, pasar akan bereaksi secara psikologis menganggap harga sudah terlalu tinggi (over bought). Dan karena harga tinggi maka akan timbul minat untuk menjual (ditambah aksi profit taking dari posisi buy). Disebabkan minat jual (sell) lebih banyak dari pada beli (buy) maka harga akan beranjak turun menjauh lagi dari garis resistance

Seorang trader lain juga dapat menggunakan metode yang berbeda, dengan menempatkan posisi jual beberapa tick di bawah resistance penting (sell limit), dan menempat stoploss beberapa tick di atas resistance. Atau juga sebaliknya, menempatkan posisi beli beberapa tick di atas level support (buy limt), dan menempatkan stoploss beberapa tick di bawah support

RUMUSAN SUPPORT :
S1 = P + (P + H)
S2 = P - (H + L)
Pada prinsipnya garis support merupakan sebuah level atau titik dimana harga tidak akan bergerak turun lagi (tertahan pada batas bawah)
Saat harga mendekat garis support, pasar akan bereaksi secara psikologis menganggap harga sudah terlalu rendah (over sold). Dan karena harga rendah maka akan timbul minat untuk membeli (ditambah aksi profit taking dari posisi sell). Disebabkan minat beli (buy) lebih banyak dari pada jual (sell) maka harga akan beranjak naik menjauh lagi dari garis support

CARA MENGHITUNG KESELURUHAN LEVEL :
Resistance 3 = High + 2*(Pivot - Low)
Resistance 2 = Pivot + (R1 - S1)
Resistance 1 = 2 * Pivot - Low
Pivot Point = ( High + Close + Low )/3
Support 1 = 2 * Pivot - High
Support 2 = Pivot - (R1 - S1)
Support 3 = Low - 2*(High - Pivot)


Pengertian dan penggunaan :

1,a. Jika harga naik dari pivot menuju R1, maka kemungkinan harga akan terus naik ke R2, dan   jika pasar sedang EDAN akan terus naik ke R3
   b. harga berpotensi turun jika sampai ke R2 / R3

2 a. Jika harga turun dari pivot menuju S1, kemungkinan harga akan terus turun ke S2 sampai S3
   b. harga mungkin akan berbalik ke atas jika mencapai S2 / S3
Ditulis oleh: Rita Sahara Belajar dan mengerti forex serta hidup dari forex Updated at : 12:15 PM

Sunday, December 1, 2013

Pengertian Margin Call atau Stop Out

Apakah Margin Call itu?
Apabila uang di rekening Anda jatuh di bawah margin yang diminta (margin yang dapat digunakan), broker Anda akan menutup beberapa atau seluruh posisi bukanya. Hal ini mencegah rekening Anda jatuh menjadi neraca negatif, bahkan pada pasar yang sangat mudah berubah dan bergerak dengan cepat.
Margin Call dapat dilihat dengan mudah juga melalui Margin Level. Bila margin level anda jatuh mendekati 100% atau kurang maka open posisi anda dapat tertutup otomatis oleh sistem broker

Rumus Margin Level adalah = Equity / Margin x 100%

CONTOH-CONTOH MARGIN CALL
Contoh #1
Misalnya saja Anda membuka rekening Forex reguler dengan $2,000 (bukan ide yang cerdas). Anda membuka 1 lot EUR/USD, dengan permintaan margin $1,000. Usable Margin adalah uang yang tersedia untuk membuka posisi baru atau menderita kerugian dagang. Karena Anda memulai dengan $2,000, usable margin Anda adalah $2,000. Tetapi ketika Anda membuka 1 lot, yang memerlukan permintaan margin $1,000, usable margin Anda sekarang adalah $1,000.
Jika kerugian Anda melebihi usable margin Anda yang berjumlah $1,000, Anda akan mendapatkan margin call.

Contoh #2
Misalnya saja Anda membuka rekening Forex reguler dengan $10,000. Anda membuka 1 lot EUR/USD, dengan permintaan margin $1,000. ingat, usable margin adalah uang yang tersedia yang Anda miliki untuk membuka posisi baru atau menderita kerugian dagang. Karena Anda memulai dengan 1 lot, usable margin yang Anda miliki adalah $10,000. Setelah Anda membuka perdagangannya, sekarang Anda memiliki $9,000 usable margin dan $1,000 used margin.

Jika kerugian Anda melebihi usable margin Anda yang berjumlah $9,000, Anda akan mendapatkan margin call.

Pastikan Anda mengetahui perbedaan antara usable margin dengan used margin.

Jika ekuitasnya (nilai rekening Anda) jatuh antara usable margin Anda hingga ke kerugian perdagangan, Anda harus mendepositkan tambahan uang atau broker Anda akan menutup posisi Anda untuk membatasi resiko Anda dan resiko dirinya. Sehingga, Anda tidak akan pernah merugi lebih daripada yang Anda depositkan.

Jika Anda akan berdagang dengan rekening margin, sungguh penting artinya bagi Anda untuk mengetahui apa kebijakan-kebijakan para broker Anda berkenaan dengan rekening margin.

Anda juga harus tahu bahwa kebanyakan para broker memerlukan margin yang lebih tinggi selama akhir-akhir pekan. Ini bisa dalam bentuk 1% margin selama pekan tersebut dan jika berkeinginan untuk menahan posisi selama akhir pekan tersebut marginnya bisa meningkat hingga 2% atau lebih tinggi.

Topik mengenai margin merupakan bidang yang sensitif dan beberapa orang memperdebatkan bahwa terlalu banyak margin itu berbahaya. Semuanya tergantung kepada pertimbangan resiko Anda sendiri. Anda suka melompati jembatan-jembatan atau melewati sisi-sisi jalanan.

Hal penting yang perlu diingat ialah bahwa Anda secara menyeluruh membaca kebijakan-kebijakan broker Anda berkenaan dengan margin dan Anda memahami serta merasa nyaman dengan resiko yang ada.
Beberapa broker menjelaskan soal leverage­ mereka dengan istilah rasio leverage sedangkan lainnya menggunakan istilah persentase leverage. Hubungan yang sederhana antara dua istilah tersebut adalah:

Leverage = 100/Margin Persen
Margin Persen = 10/Leverage
Leverage secara konvensional digambarkan sebagai rasio, seperti 100:1 atau 200:1.


Sumber dari :
http://www.gainscope.com/fx/forex/tutorial-forex/apa-itu-forex/pengertian-margin-call-atau-stop-out/
Ditulis oleh: Rita Sahara Belajar dan mengerti forex serta hidup dari forex Updated at : 6:00 PM

Sunday, November 17, 2013

Penjelasan tentang LOT


Forex spot diperdagangkan dalam bentuk Lot. Ukuran standar lot yaitu $100,000. Ada juga ukuran lot mini yaitu $10,000. seperti yang sudah Anda ketahui, mata uang diukur dengan pips, yang merupakan kenaikan terkecil dari mata uang tersebut. Untuk mengambil keuntungan dari kenaikan-kenaikan yang kecil ini, Anda perlu berdagang mata uang tertentu dalam jumlah besar guna melihat adanya keuntungan atau kerugian yang signifikan.

Misalnya saja kita akan menggunakan ukuran lot $100,000. sekarang kita akan menghitung beberapa contoh untuk melihat bagaimana lot tersebut mempengaruhi nilai pip-nya.

USD/JPY dengan kurs pertukaran 119.90
(.01/119.80) x $100,000 = $8.34 per pip

USD/CHF dengan kurs pertukaran 1.4555
(.0001/1.4555) x $100,000 = $6.87 per pip

Pada kasus di mana Dolar AS tidak dikuotakan pertama, rumusannya agak berbeda.
EUR/USD dengan kurs pertukaran 1.1930
(.0001/1.1930) x EUR 100,000 = EUR 8.38 x 1.1930 = $9.99734
dibulatkan akan menjadi $10 per pip.

GBP/USD dengan kurs pertukaran 1.8040
(.0001/1.8040) x GBP 100,000 = 5.54 x 1.8040 = $9.99416
dibulatkan akan menjadi $10 per pip.
Broker Anda mungkin memiliki cara yang berbeda untuk menghitung relatif nilai pip terhadap ukuran lot tetapi apapun cara mereka melakukannya, mereka akan mampu memberitahukan kepada Anda nilai pip apa yang digunakan untuk mata uang yang Anda perdagangkan pada waktu tertentu. Begitu pasarnya bergerak, nilai pip itu juga akan bergerak tergantung kepada mata uang apa yang saat itu Anda pakai untuk berdagang.

Sumber dari :
http://www.gainscope.com/fx/forex/tutorial-forex/apa-itu-forex/apa-itu-lot/

Ditulis oleh: Rita Sahara Belajar dan mengerti forex serta hidup dari forex Updated at : 8:30 PM

Sunday, November 3, 2013

Pemahaman Laverage

Mengapa begitu banyak orang yang tertarik untuk trading forex dibandingkan dengan instrumen keuangan lainnya ?
Jawabannya adalah  bahwa dengan forex, Anda biasanya bisa mendapatkan leverage lebih tinggi dari yang bias Anda dapat dengan saham. Meskipun banyak trader mendengar tentang kata ‘leverage’, beberapa dari mereka memiliki petunjuk tentang apa leverage itu, cara kerja leverage, dan bagaimana leverage dapat berdampak pada dasar atau garis bawah trading mereka.

Apa itu leverage?
Leverage melibatkan pinjaman sejumlah uang yang dibutuhkan untuk berinvestasi dalam sesuatu. Dalam kasus forex, uang biasanya dipinjam dari broker. Forex trading perlu untuk menawarkan leverage tinggi dalam artian bahwa hal ini perlu untuk kebutuhan margin awal sehingga trader dapat membangun dan mengkontrol  sejumlah besar uang.


Untuk menghitung marjin berbasis leverage, bagi total nilai transaksi dengan jumlah margin yang Anda harus pasang

Margin  Leverage =
Nilai Total Transaksi
Margin yang dibutuhkan


Misalnya, jika Anda diminta untuk deposit 1% dari nilai total transaksi margin dan Anda berniat untuk trading satu lot standar USD / CHF yang setara dengan US $ 100.000, margin yang dibutuhkan adalah US $ 1.000. Jadi, leverage margin  Anda menjadi 100:1 (100,000 / 1000). Untuk persyaratan margin yang hanya 0,25%, leverage margin akan 400:1, dengan menggunakan rumus yang sama.

Namun, leverage margin tidak selalu mempengaruhi risiko seseorang. Apakah trader memasang 1% atau 2% dari nilai transaksi sebagai margin, hal ini tidak dapat mempengaruhi besarnya keuntungan atau kerugian. Ini disebabkan karena investor selalu mendapat atribut lebih dari margin yang dibutuhkan untuk posisi apapun. Apa yang perlu Anda lihat adalah leverage yang sebenarnya, bukan leverage margin.

Untuk menghitung leverage yang sebenarnya sedang Anda gunakan, cukup membagi total nilai nominal posisi yang Anda buka dengan modal trading Anda.

Leverage Sebenarnya =
Total Nilai Transaksi
Total Trading Capital

Misalnya, jika Anda memiliki $ 10.000 dalam account Anda, dan Anda membuka posisi $ 100.000 (yang setara dengan satu lot standar), Anda akan trading dengan leverage 10 kali dari pada account yang Anda miliki (100.000 / 10.000). Jika Anda trading dengan dua kali lot standar, yang bernilai $ 200.000 dalam nilai nominal dengan $ 10.000 di account Anda, maka leverage pada account Anda adalah 20 kali (200.000 / 10.000).

Ini juga berarti bahwa margin berdasarkan leverage sama dengan maksimum leverage riil yang dapat digunakan trader. Dan karena kebanyakan pedagang tidak menggunakan seluruh account mereka sebagai margin untuk setiap perdagangan mereka, maka leverage yang sebenarnya cenderung berbeda dari yang bias mereka manfaatkan untuk margin


Leverage dalam Trading Forex
Dalam trading, kami memonitor pergerakan mata uang di pips, yaitu perubahan terkecil dalam harga mata uang, dan yang dapat di tempat desimal kedua atau keempat dari harga, tergantung pada pasangan mata uang. Namun, gerakan-gerakan ini benar-benar hanya pecahan dari satu sen. Misalnya, ketika pasangan mata uang seperti GBP / USD bergerak 100 pips 1,9500-1,9600, maka ini berarti selisihnya hanya bernilai $ 0,01 dari nilai tukar.

Inilah sebabnya mengapa transaksi mata uang harus dilakukan dalam jumlah besar, sehingga memungkinkan pergerakan harga menit dapat dirubah ke dalam keuntungan yang layak saat diperbesar melalui penggunaan leverage. Ketika Anda deal dalam jumlah besar seperti $ 100.000, perubahan kecil dalam harga mata uang dapat menghasilkan keuntungan atau kerugian yang signifikan.
Ketika trading forex, Anda akan diberi kebebasan dan fleksibilitas untuk memilih jumlah leverage real berdasarkan gaya trading Anda, kepribadian dan preferensi manajemen uang.


Risiko Leverage Real berlebihan
Leverage Real memiliki potensi untuk memperbesar keuntungan atau kerugian besar yang sama. Semakin besar jumlah modal dalam account yang Anda gunakan, semakin tinggi risiko yang harus Anda pertimbangkan.Sebagai Catatan,  bahwa risiko ini tidak selalu berhubungan dengan leverage margin meskipun  leverage margin juga dapat mempengaruhi jika trader tidak hati-hati.

Mari kita menggambarkan hal ini dengan contoh.
Kedua Trader A dan B mempunyai modal trading sebesar US $ 10.000, dan mereka trading dengan broker yang memerlukan margin deposit 1%. Setelah melakukan beberapa analisis, keduanya sepakat bahwa USD / JPY sedang berada bagian atas dan nilainya pasti jatuh. Oleh karena itu, keduanya memutuskan untuk mengambil USD / JPY di 120.

Trader A memilih untuk menerapkan 50 kali leverage nyata pada perdagangan ini oleh shorting US $ 500.000 senilai USD / JPY (50 x $ 10,000) berdasarkan modal trading $ 10.000 nya. Karena USD / JPY berdiri di 120, satu pip USD / JPY untuk satu lot standar adalah senilai sekitar US $ 8,30, jadi satu pip USD / JPY untuk lima lot standar adalah senilai sekitar US $ 41,50. Jika USD / JPY naik ke 121, Trader A akan kehilangan 100 pips pada trading ini, yang setara dengan kerugian sebesar US $ 4.150. Kerugian ini mewakili 41,5% kekalahan dari modal perdagangan totalnya.

Trader B adalah pedagang yang lebih berhati-hati dan memutuskan untuk menerapkan lima kali leverage nyata pada perdagangan ini oleh shorting US $ 50.000 senilai USD / JPY (5 x $ 10,000) berdasarkan modal trading $ 10.000 nya. Itu senilai $ 50.000 USD / JPY sama dengan hanya separuh dari 1 lot standar. Jika USD / JPY naik ke 121, Trader B akan kehilangan 100 pips pada trading ini, yang setara dengan kerugian sebesar $ 415. Rugi ini merupakan 4,15% dari modal total tradingnya nya

Lihat tabel di bawah untuk melihat bagaimana account trading  kedua trader dibandingkan setelah kehilangan 100-pip.

- Trader A Trader B
Modal Trading $10,000 $10,000
Leverage Sebenarnya yang digunakan 50 times 5 times
Total Nilai Transaksi $500,000 $50,000
Jika Kalah 100 pip -$4,150 -$415
Kerugian Modal dalam % 41.5% 4.15%
Sisa Modal dalam % 58.5% 95.8%
Tabel 1 : Semua angka dalam USD


Leverage yang berlebihan dapat membahayakan
Dengan jumlah yang lebih kecil dari leverage nyata yang diterapkan pada masing-masing trading, Anda mampu untuk memberikan trading  ruang lebih banyak untuk bernapas dengan menetapkan titik henti lebih luas tetapi yang wajar dan menghindari risiko terlalu banyak uang Anda. Sebuah trading  dengan leverage tinggi dapat menguras account trading anda dengan cepat jika keadaannya sedang berlawanan dengan Anda , karena Anda akan menederita kerugian yang lebih besar akibat dari  banyak lot besar yang digunakan. Perlu diingat bahwa leverage benar-benar fleksibel dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing trader. Memiliki tujuan dalam trading yang sangat menguntungkan adalah bukan tentang membuat jutaan uang Anda pada akhir bulan ini atau tahun ini


Bagaimana leverage bekerja di pasar forex?
Konsep leverage digunakan oleh kedua investor dan perusahaan. Investor menggunakan leverage secara signifikan untuk meningkatkan keuntungan yang dapat diberikan melalui investasi. Mereka bertumpu pada investasi mereka dengan menggunakan berbagai instrumen yang termasuk opsi, futures dan rekening margin. Perusahaan dapat menggunakan leverage untuk membiayai aset mereka. Dengan kata lain, bukan menerbitkan saham untuk meningkatkan modal, perusahaan dapat menggunakan pembiayaan utang untuk berinvestasi dalam kegiatan usaha dalam upaya untuk meningkatkan nilai pemegang saham.

Dalam forex, investor menggunakan leverage untuk mendapatkan keuntungan dari fluktuasi nilai tukar antara dua Negara yang berbeda. Leverage yang dicapai di pasar forex adalah salah satu yang tertinggi yang didapat oleh  investor. Leverage adalah pinjaman yang diberikan kepada investor oleh broker yang menangani account forex nya. Ketika seorang investor memutuskan untuk berinvestasi di pasar forex, dia harus terlebih dahulu membuka rekening margin dengan broker. Biasanya, jumlah leverage yang diberikan adalah baik 50:1, 100:1 atau 200:1, tergantung pada broker dan ukuran posisi investor dalam trading. Standar perdagangan dilakukan pada 100.000 unit mata uang, sehingga untuk perdagangan sebesar ini, leverage yang disediakan biasanya 50:1 atau 100:1. Leverage 200:1 biasanya digunakan untuk posisi $ 50.000 atau kurang.

Untuk trading mata uang $ 100.000, dengan margin sebesar 1%, investor hanya perlu deposit $ 1000 ke rekening margin-nya. Leverage yang diberikan pada perdagangan seperti ini adalah 100:1. Leverage sebesar ini secara signifikan lebih besar dari leverage 2:1 umumnya dilengkapi pada ekuitas dan leverage 15:1 yang disediakan oleh pasar berjangka. Meskipun leverage 100:1 mungkin tampak sangat riskan, risikonya secara signifikan lebih sedikit jika Anda menganggap bahwa perubahan harga mata uang biasanya kurang dari 1% selama trading hari itu. Jika mata uang berfluktuasi sebanyak ekuitas, broker tidak akan mampu untuk memberikan banyak pengaruh.

Walaupun kemampuan untuk mendapatkan keuntungan signifikan dengan menggunakan leverage adalah besar, leverage juga dapat bekerja melawan investor. Sebagai contoh, jika mata uang yang mendasari salah satu trading Anda bergerak ke arah yang berlawanan dari apa yang Anda percaya akan terjadi, leverage akan sangat menguatkan potensi kerugian. Untuk menghindari bencana seperti itu, trader forex biasanya menerapkan gaya trading yang ketat yang mencakup penggunaan stop dan limit orders


Sumber dari :
http://informasiforex.com/apa-itu-leverage-dan-mengapa-leverage-adalah-seperti-pedang-bermata-dua/
Ditulis oleh: Rita Sahara Belajar dan mengerti forex serta hidup dari forex Updated at : 7:00 PM

Sunday, September 1, 2013

ILMU TRADING FOREX BERDASARKAN PINBAR CANDLE

         Hello everybody, bagaimana kabar kalian hari ini, khususnya dalam minggu ini ? Banyak profitkah, atau banyak loss ? Atau bahkan ada yang terkena Margin Call (dicium Miss Cantik / MC). he.he.he....

         Bagi anda yang sudah mendapatkan cukup banyak profit dengan RATIO WINN / LOSS lebih banyak WINN-nya dalam seminggu ini, saya ucapkan selamat dan bagi yang lebih banyak Loss -nya, saya anjurkan dan sarankan agar anda tidak menggabungkan beberapa system forex dalam melakukan keputusan OP di MT4 anda sebab terkadang ada beberapa system yang bertolak belakang meskipun terkadang beberapa system forex itu bisa sama instruksinya dalam melakukan OP. Apalagi bagi kalian yang terbiasa ngikutin signal dari beberapa orang, saya jamin tak akan bisa sukses di forex karena anda tidak mengerti atas dasar apa signal itu bisa BUY atau SELL.

So....
Saya anjurkan anda belajar forex sendiri dan mengambil keputusan berdasarkan pengetahuan anda sendiri dengan cara memilih system yg tepat dan sudah anda buktikan sendiri sytem tersebut pada akun anda. Dengan cara begitu maka anda menjadi seorang trader yang mengerti betul tentang Forex dan tidak ikut-ikutan menjadi trader tetapi tidak mengerti cara trading forex yang benar.

Bagi anda yang mengalami Margin Call (MC), saya yakin 100% bahwa anda melakukan trading dengan cara :
1. Tidak berhitung apakah penggunaan lot-nya sudah tepat dengan kemampuan modal yang ada.
2. Tidak memasang SL (stop loss) pada OP yang anda lakukan.
3. Tidak menggunakan system melainkan hanya menggunakan perasaan (phsycology)
4. Tidak mengerti cara menghitung risk reward, ratio winn/loss dan tidak mengetahui fungsi laverage yang dikaitkan dengan pemakaian lot. Meskipun lot-nya adalah yang terkecil dalam penggunaannya, tetapi kalau laverage-nya kecil misal 1:100 dan modalnya juga kecil pula, maka SUDAH PASTI akan MC hanya dalam beberapa pips floating. karena modalnya tidak mampu mengcover.
5.Tidak berkonsultasi dengan seseorang yang system-nya anda ikuti. Misal mengikuti signal seseorang, tanyakan kepada orang itu apakah dengan lot sekian, laverage sekian, modal sekian bisa mengikuti signal yang diberikan. Tidak berkonsultasi mungkin karena malu, mungkin juga karena si pemberi signal menjawab "SAYA TIDAK MAU MEMBERITAHU ANDA, IKUTI AJA SIGNALNYA" (saya pernah menjumpai orang yang berkoar2 memberi signal tetapi ketika ditanya maka dia menjawab seperti kalimat di atas. Ini sama aja membohongi orang yang mengikuti signalnya alias sebenernya si pemberi signal tidak mengerti trading forex dengan benar. Pemberi signal asal-asalan, pengikutnya juga asal-asalan. Capeeek deeeh.... he.he.he....

Baiklah itu tadi sekilas gambaran tentang situasi trading forex yang ada saat ini antara orang yang mendapatkan profit banyak, orang yang mengalami loss banyak dan orang yang menglami Margin Call.

Pada kesempatan ini saya akan berbagi ilmu lagi bagi trader newbie yang ingin belajar tentang system forex guna mendapatkan profit. Dan kali ini saya akan tunjukkan cara trading dengan menggunakan analisa / survey INDIVIDUAL CANDLE BESERTA KELOMPOK CANDLE DI SEKITARNYA. Individual candle ini saya sebut dengan Pinokio Bar dan biasanya disebut dengan PINBAR.

Apa itu PINBAR?
Penjelasan mudahnya supaya bisa dimengerti : PINBAR itu adalah model candle yang mempunyai shadow jauh lebih panjang dibandingkan body-nya. Atau lebih mudahnya adalah dia mempunyai "sengat". Seperti halnya Pinokio, ketika dia berbohong maka hidungnya semakin panjang. Artinya...ketika kita menemui candle yang ber"sengat" panjang maka itu candle yang profitable karena kita bisa tahu bahwa dia berbohong. Jika sengat menunjuk ke arah atas, maka trend sesungguhnya saat itu adalah ke bawah (downtrend). Demikian jug sebaliknya jika sengatnya menunjuk ke bawah maka sesungguhnya trend saat itu sedang ke atas (downtrend)
Itu adalah pengenalan individual candle yg kita sebut PINBAR.

Penggunaan PINBAR yang benar adalah dibandingkan dengan candle-candle yang berada di sekelilingnya.
Artinya... PINBAR yang profitable adalah candle yang sengatnya lebih tinggi dan paling tinggi dibandingkan sekelilingnya, atau candle yang sengatnya lebih rendah atau paling rendah dibandingkan sekelilingnya.
Dan untuk lebih mudahnya, kita bisa menambahkan indicatoe zigzag pada chart kita sehingga kit bisa mengetahui apakah candle PINBAR kita itu adalah yang tertinggi atau yang terendah dibandingkan sekelilingnya.


Penerapan ILMU PINBAR adalah sbb :

1. Lakukan survey setiap hari saat pergantian candle DAILY (pkl 00.01 menurut jamnya MT4 masing2 broker). Survey dilakukan pada seluruh mata uang yang disediakan MT4 tsb. Lihatlah apakah candle yang terakhir berbentuk PINBAR pada timeframe D1. Bagi anda yang tidak bisa bangun pada pukul 00.01 -nya MT4 maka anda boleh melakukan survey setiap 4 jam sekali pada timeframe H4. Lihatlah pula apakah anda menemukan bentulk candle PINBAR pada pergantian jam (4-jam'an).

2. Jika sudah menemukan bentuk candle PINBAR dan candle tsb menjadi puncak dari zigzag, maka lakukan instant order OP.

3. Berilah SL, yang letaknya beberapa pips dari sengat terjauhnya. Misal kalau kita OP SELL berarti SL diletakkan beberapa pips di atas sengat, dan kalau BUY berari SL diletakkan beberapa pips di bawah sengat.

4. Hitunglah jarak SL terhadap titik OP instant tadi

5. Gunakan risk reward = 1: 1 (minimum), artinya jarak SL sama dengan jarak TP. Misal dari langkah point ke-4 di atas ditemukan bahwa jarak SL=40, maka berilah TP dengan jarak 40 juga dari titik instant order OP.


Perhatikan contoh pada gambar di bawah ini :





Demikian penjelasan saya tentang ilmu trading berdasarkan pengetahuan PINBAR.
Semoga bermanfaat, dan jangan ragu untuk berkonsultasi, GRATISSSS......, demi kemajuan newbie forex trader
Ditulis oleh: Rita Sahara Belajar dan mengerti forex serta hidup dari forex Updated at : 3:19 AM